Enlightening ourselves

arief gaffar

Petisi Doa kepada Allah SWT bagi Indonesia Raya Desember 5, 2007

Baca dan dukung petisi ini di http://www.petitiononline.com/PetiDoa/petition.html

Petisi ini terinspirasi dari ketidakberdayaan rakyat untuk mendapatkan pemimpin KPK yang bersih, jujur, bertanggungjawab, dan mampu bersikap objektif, tegas dan adil kepada siapapun tanpa pandang bulu dan tidak memiliki kepentingan2 sendiri.

Mengapa tidak berdaya? karena terpilih atau tidaknya pemimpin KPK akan sangat tergantung pada wakil rakyat yang justru punya kepentingannya sendiri..
Jadi petisi ini adalah usaha pelengkap terakhir yang diharapkan dapat memperkuat usaha kita untuk menciptakan negara Indonesia Raya yang sejahtera, berkeadilan, aman dan nyaman bagi kita semua tanpa melihat agama, ras, suku, golongan, parpol kita semua..

Petisi ini ditujukan kepada Allah SWT yang memohon agar Allah dapat membantu kita keluar dari ketidakberdayaan dan ketidakmampuan kita untuk mencapai cita-cita bangsa kita..

Jika Anda Muslim/Muslimah, ada baiknya Anda membaca secara hati-hati dan menyeluruh agar Anda dapat memastikan dengan tepat apakah Anda akan ikut menandatangani petisi ini atau tidak..

Jika Anda sepakat untuk ikut mendukung, maka kami sarankan untuk mengkomunikasikan doa pada petisi ini setiap sehabis shalat wajib kepada Allah.

Agar penyampaian doa efektif, elaborasi setiap kalimat doa yang sedang dibaca dengan peristiwa-peristiwa yang dapat mengganggu tercapainya cita-cita bangsa kita. Misal: pada peristiwa yang sedang hangat pada saat petisi ini ditulis 5 des 2007 adalah ketidakberdayaan kita untuk mendapatkan pemimpin KPK yang bersih, jujur, bertanggungjawab, dan mampu bersikap objektif, tegas dan adil kepada siapapun tanpa pandang bulu, dan tidak memiliki kepentingan2 sendiri.

Kemudian, gunakan cara bicara dengan gaya curhat. ceritakan semua keluh kesah yang dirasakan.

Berikutnya, sebut saja nama wakil rakyat atau pemimpin yang dimaksud oleh doa tersebut. Misal: sebut nama wakil rakyat dari Komisi III DPR dan nama setiap calon pemimpin KPK

Terakhir, sebarkan petisi doa ini kepada saudara, teman, kerabat muslim/muslimah lainnya. Jika setiap orang melakukan doa ini dengan konsisten dan jumlah muslim/muslimah yang berdoa semakin banyak maka semakin besar kemungkinan doa kita akan dikabulkan Allah SWT. karena melihat ketidakberdayaan kita dan kesungguhan doa yang kita panjatkan

Jangan lupa baca juga surat al fatihah, Al Ikhlas, An Nas atau bacaan lainnya di awal atau di akhir doa petisi ini yang dapat memperkuat doa kita tersebut.

Semoga berhasil!! Tentu saja cara ini bukan satu-satunya tapi dapat melengkapi semua usaha dan kerja keras kita yang sedang kita lakukan..

Mudah-mudahan dengan doa ini maka para wakil rakyat dan pemimpin yang tidak baik akan sukarela mengundurkan diri dan para calon wakil rakyat dan calon pemimpin yang tidak baik akan membatalkan niatnya.

Catatan: Mohon maaf bagi saudara sebangsa yang berbeda agama, petisi ini tidak ditujukan untuk memecah belah tapi karena penulis kebetulan seorang muslim sehingga hanya dapat membuat doa yang spesifik kepada tuhan kami saja.. Tentu saja jika dimungkinkan, bisa saja dibuat petisi2 semacam ini dari sudut pemahaman Agama lain.

(lagi…)

 

Banjir, Business Continuity dan Disaster Recovery, serta Audit Februari 8, 2007

Diarsipkan di bawah: Banjir, Musibah, Risk, Teknologi Informasi — ariefgaffar @ 2:46 am

Banjir yang sekarang ini sedang kita alami memberikan banyak pelajaran yang sangat berharga.

Banyak yang melakukan perhitungan kerugian yang diakibatkan banjir. Ada yang mendapatkan angka 4,1 milyar ada juga yang menghitung lebih dari itu

Ini sedikit contoh kerusakan diluar jumlah kerusakan yang dialami rumah saudara2 kita yang terkena musibah banjir.

(lagi…)

 

Kita telah memperlakukan susah dan senang dengan tidak adil… Februari 8, 2007

Diarsipkan di bawah: Hikmah, Musibah — ariefgaffar @ 1:42 am

Ketika sedang melakoni hidup yang fana ini sering kita mendapatkan hal-hal yang membuat hidup kita rasanya tambah susah atau senang.

Kita, sebagaimana manusia lainnya, biasanya selalu memiliki cita-cita, harapan, keinginan, target, dan tujuan tertentu yang kadang kala bisa tercapai dan mendapatkan rasa senang yang luarbiasa atau tidak sama sekali yang membuat kita merutuki nasib bahkan kecewa terhadap Tuhan..

(lagi…)