Enlightening ourselves

arief gaffar

detikInet.com: Saran Wakil Ketua Harian Dewan TIK agar IGOS Sukses Desember 5, 2006

Filed under: Berita,Teknologi Informasi — ariefgaffar @ 12:00 am

Selasa , 05/12/2006 10:11 WIB

Saran Wakil Ketua Harian Dewan TIK agar IGOS Sukses

Achmad Rouzni Noor II – detikInet

Jakarta, Kemal Stamboel, Wakil Ketua Harian Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Nasional, sumbang saran agar sistem operasi IGOS Nusantara 2006 bisa sukses merebut hati masyarakat.

“Selama (IGOS-red) itu cocok, mudah dipakai, comfortable dan mempunyai support yang baik, saya rasa akan dipilih sendiri oleh masyarakat,” ujar Kemal kala berbincang dengan detikINET dan Antara di Hotel Ritz Carlton, Senin (4/12/2006).

“Tapi begitu pengguna kesulitan karena tidak mendapat support, mungkin besoknya produk itu tidak dipakai lagi,” tambahnya, mengomentari sistem operasi IGOS berbasis Open Source yang baru saja diluncurkan.

Kemal mengakui, akan sangat sulit untuk memasyarakatkan penggunaan sistem operasi besutan anak bangsa itu, karena mayoritas pengguna di Indonesia sudah kadung terbiasa menggunakan sistem operasi berlisensi, semisal buatan Microsoft.

“Sebenarnya kita tak perlu khawatir. Memang, dalam kancah persaingan, dia (Microsoft-red) giant dan kita baru mulai. Tapi kalau kita bisa membangun sebuah pendekatan yang cocok dengan cara orang kita, ya (IGOS-red) pasti dipilih,” ujarnya berasumsi.

Brand Capital

Lalu, secara konkrit, bagaimana caranya IGOS Nusantara agar bisa bersaing? “Kita harus melihatnya sebagai produk juga, sama dengan yang lain. Berarti, IGOS harus membangun brand capital. Artinya, brand itu harus bisa dikenal orang,” jelas Kemal.

Selain itu, lanjutnya, IGOS juga harus membangun sistem pendistribusian yang baik, kampanye pemasaran yang baik, standar prosedur sistem operasi yang baik, dukungan teknologi yang cukup, serta cara mengajarkan penggunaan produk dengan kemasan yang menarik pula.

“Banyak rangkaian program yang harus disiapkan agar produk IGOS kita bisa bersaing. Orang lain kan nggak akan datang begitu saja dan langsung beli. Jadi upaya untuk memasyarakatkan produk kita itu, intensitasnya harus tinggi. Kita juga tidak bisa memaksakan agar orang memakai produk itu, karena orang belum tentu mau,” lebih jauh Kemal menjelaskan.

Kemal sendiri, baik secara pribadi maupun sebagai Wakil Ketua Dewan Harian, sangat mengharapkan hadirnya karya baru anak negeri yang lebih besar lagi dari inisiatif program IGOS ini.

“Kalau yang kecil-kecil sih kita sudah bisa, tapi saya mengharapkan ada karya yang lebih besar lagi. Dewan pun akan meng-encourage gerakan seperti itu. Paling tidak, Ristek sebagai yang terdepan dalam masalah riset nasional, akan terus menerus mendukung. Begitu juga dengan kita, akan mendukung sekali.”

“Sekarang masalahnya, delivery dan output-nya. Ada nggak, sih? Sudah siap belum, sih? Bagus nggak, sih? Pertanyaannya akan selalu sama,” ujarnya lagi.

Sepatu dan Teknologi

Sebagai contoh, Kemal menggambarkan persaingan IGOS dan produk sistem operasi lisensi lainnya, layaknya produk sepatu merek Spotec yang merupakan buatan lokal dengan produk sepatu merek Nike yang buatan luar negeri.

“Kan sama-sama sepatu, pakainya sama juga, kan? Tapi kenapa orang lebih memilih Nike? Nike mengerjakan banyak hal, campaign-nya bagus, membuat produk yang kualitasnya bagus, dia bikin cerita tentang pengalaman penggunaan produknya yang menimbulkan imej bagus.”

“Saya pikir akhirnya, hal-hal semacam itulah yang akan bermain nantinya. Itu baru dari produk biasa, apalagi pada produk teknologi,” tandasnya.

Sekarang masalahnya, kata dia, mampukah kita menjalankan langkah-langkah tersebut agar IGOS Nusantara 2006 bisa sukses? (rou) (rou/dwn)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s