Enlightening ourselves

arief gaffar

detikInet: Soal MoU Microsoft – RI — Menristek Pasang Badan Bela IGOS Desember 21, 2006

Filed under: Berita,Teknologi Informasi — ariefgaffar @ 12:00 am

Kamis , 21/12/2006 17:30 WIB

Soal MoU Microsoft – RI
Menristek Pasang Badan Bela IGOS

Achmad Rouzni Noor II – detikInet

Jakarta, Meskipun tidak bisa menolak nota kesepahaman (MoU) yang telah diteken pemerintah dan Microsoft, Menristek Kusmayanto Kadiman menyatakan akan membela IGOS sekuat tenaga. Karena menurutnya, MoU tersebut masih bisa gagal.

“Mou masih bisa gagal, ini kan baru ‘tunangan’, jadi belum ‘nikah’,” ujar Kusmayanto seusai pengumuman pemenang Samsung Digital Hope 2006 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (21/12/2006).

Menteri menilai, sebelum pemerintah melaksanakan pembayaran 35.496 lisensi Microsoft Windows dan 177.480 lisensi Microsoft Office, ada baiknya mengingat kembali deklarasi IGOS yang disepakati lima kementerian termasuk Kementrian Ristek dan Depkominfo –dulu Kementerian Kominfo– pada 2004 lalu. “Menkominfo juga deklarator IGOS saat itu,” kata Kusmayanto.

IGOS atau Indonesia Goes Open Source merupakan inisiatif yang dilakukan untuk mengurangi tingkat penggunaan software aplikasi bajakan dengan menggunaan software legal berbasis open source.

“Memang, saat itu pendahulu saya Hatta Radjasa (Menristek saat itu -red) yang menandatangani, tetapi buat saya itu merupakan amanah dan saya akan perjuangkan terus,” ujar Kusmayanto.

Ia pun menilai, keputusan pemerintah mengabaikan IGOS dan memilih produk raksasa software asal AS tersebut, dikarenakan kurangnya rasa percaya diri pada karya sumber daya manusia (SDM) dalam negeri. “Itu bagian dari gak PD (percaya diri -red) saja. Masa gak percaya dengan kemampuan kita sendiri sih,” ujar Kusmayanto.

“Saya yakin kok dengan kemampuan anak Indonesia, yang kurang cuma kemampuan
mengkoordinasi. Itu saja yang kurang,” tambahnya.

Sebagai menteri yang mengurusi masalah riset dan teknologi, yang bisa ia lakukan untuk memperjuangkan IGOS hanya sebatas mencontohkan penggunaannya di lingkup ‘kekuasaannya’ saja.

“Kita kasih contoh, dong. Di kantor saya, semua wajib pakai (IGOS). Alhamdulillah bisa, kok. Tapi, untuk saya agar bisa mewakili pemerintah, harus punya otoritas dari presiden.”

“Yang bisa saya lakukan hanya mewakili Kementerian Ristek beserta tujuh LPND-nya. Kalau sikap saya, IGOS jalan terus dan saya akan sekuat tenaga bela IGOS. Karena bukan hanya duit, tapi kreativitas anak bangsa,” tegasnya. (rou)
(rou/rou)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s