Enlightening ourselves

arief gaffar

MOU Indonesia dg Microsoft: DetikNet : Microsoft Diundang Masuk Dewan TIK Januari 20, 2007

Filed under: Teknologi Informasi — ariefgaffar @ 7:24 am

Gara-gara MOU.. jadi iseng-iseng googling nih..

Ketemu beritadi detiknet seperti judul diatas. Link nya ada disini http://detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/11/tgl/16/time/190419/idnews/709036/idkanal/399

Ada paragraf yang menarik yaitu:
Pertemuan antara Mundie dengan SBY juga membicarakan kemitraan sektor publik dan swasta di bidang TI. Salah satunya dengan mengundang Mundie sebagai penasihat Dewan TIK Nasional. Mundie pun menyambut baik undangan tersebut. (paragraf ke-5, asumsi baris kosong adalah pemisah paragraf)

Ada yang tahu gak ya, apakah betul akhirnya Craig Mundie, Chief Research and Strategy Officer Microsoft Corp bener-bener jadi penasehat Dewan TIK Nasional? Siapa lagi sih anggota lainnya?

Ada yang tahu gak negara lain terutama negara maju yang punya lembaga sejenis Dewan RUK Nasional? Kalau ada, apakah ada penasehat dan/atau anggota lainnya yang berasal dari vendor?

Kalau memang Craig Mundie bener-bener jadi penasehat Dewan TIK nasional, komentar saya sederhana aja: GILA! negeri ini memang negeri GILA!

Benerlah kata teman saya kalau negeri ini udah jadi vendor-based Country Huahahaha.. hikhikhik..

Bagaimana bisa kita berobat pada Dokter yang jualan obat? sungguh-sungguh lakon yang aneh..

Saya teringat ketika almarhumah Ibu saya sedang menderita sakit. Pergi ke ahli pengobatan.. Setelah melakukan berbagaimacam cara pengobatannya, lalu dia mengeluarkan spirulina berbahan baku tumbuh2an yang distribusinya melalui MLM dimana dia menjadi anggotanya.. Seminggu kemudian ketika datang lagi dan melihat kondisi ibu saya belum ada perubahan, dia menyarankan untuk menambah dosis spirulina nya.. hehehe

Saya tidak memperdebatkan apakah spirulina itu cocok atau tidak.. Begitu juga dengan apakah software produk Micorosoft itu bagus atau tidak..

Yang jadi masalah adalah independensinya… Dan independensi itu tidak akan bisa dipenuhi dan gak cukup dengan/oleh alasan/pernyataan ‘saya akan menjamin independensi saya dalam hal ini’ atau ‘dia pasti independen lah kan dia profesional’..

Kalau menengok independensi dari perspektif audit, misalnya dari Ikatan Audit Sistim Informasi Indonesia (IASII), ada 2 jenis independensi yaitu independensi faktual dan independensi penampilan. Coba baca di Standard Audit Sistem Informasi (SASI) IASII http://iasii.or.id

Kita harus sadar ‘independensi penampilan’ saja gak cukup.. gak bisa dijadikan jaminan bahwa pasti akan independen.. karena jadi akan tergantung pada orangnya.. Tidak pada value dan sistem..

Saya pikir-pikir kalo emang mau, cari penasehat aja dari organisasi niir laba atau individu2 yang kompeten.. Bisa dicari di muka bumi ini.. Kalo emang pede nya sama orang bule, yah cari lah yang independen.. Gitu lho..

O ya, ini saya masukkan artikel di detiknet tersebut, takut suatu saat nanti artikel tersebut ternyata sudah tidak bisa diakses lagi..

Salam

Microsoft Diundang Masuk Dewan TIK (Kamis , 16/11/2006 19:04 WIB)

Jakarta, Craig Mundie, Chief Research and Strategy Officer Microsoft Corp. menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dalam pertemuan tersebut, diumumkan nota kesepahaman (MoU) pemakaian software Microsoft legal di kalangan pemerintah dan BUMN.

“Pengumuman hari ini menunjukan komitmen pemerintah Indonesia untuk memfasilitasi dan menumbuhkan industri TI yang sehat dengan memanfaatkan teknologi,” kata Mundie. Tidak disebutkan berapa nilai lisensi software yang disepakati dalam MoU, maupun jumlah komputer yang diinstalasi software berlisensi Microsoft.

Mundie merupakan salah seorang petinggi di Microsoft Corp. yang berkantor pusat di Redmond, Amerika Serikat. Mundie datang dengan didampingi Presiden Direktur PT Microsoft Indonesia Tony Chen, dan wakil ketua harian Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Nasional Kemal Stamboel.

Perwakilan Microsoft diterima langsung Presiden SBY yang didampingi Menteri Komunikasi dan Informatika Sofyan Djalil, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (16/11/2006).

Pertemuan antara Mundie dengan SBY juga membicarakan kemitraan sektor publik dan swasta di bidang TI. Salah satunya dengan mengundang Mundie sebagai penasihat Dewan TIK Nasional. Mundie pun menyambut baik undangan tersebut.

Usai diterima presiden, Mundie menjelaskan bahwa Microsoft akan mendukung kerjasama di bidang TI dan mendukung pengembangan perusahaan software lokal di Indonesia.

“Kita akan terus bekerjasama di bidang TI dan mendukung perusahaan software lokal di Indonesia yang jumlahnya saat ini mencapai 250 perusahaan kecil,” kata Mundie kepada wartawan. “Kami harap pemerintah perlu mendorong pengembangannya, dengan memberikan dukungan di berbagai sektor, termasuk memberikan perlindungan intelektual terhadap produk software mereka,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Sofyan Djalil berpendapat perlu ada upaya memperbanyak dan memperkuat perusahaan-perusahaan software lokal. Serta perlu adanya upaya-upaya konkrit untuk melindungi hak cipta software, untuk mengupayakan pertumbuhan ekonomi berbasis pengetahuan.

“Pemerintah ingin kita meneladani pemanfaatan TIK untuk menciptakan perekonomian berbasis pengetahuan. Dukungan Microsoft di bidang peningkatan keterampilan TI serta memberdayakan industri TI domestik, sudah lama dilakukan dalam upaya membantu Indonesia bergerak ke arah perekonomian berbasis pengetahuan,” kata Sofyan Djalil. (nks/nks)

 

4 Responses to “MOU Indonesia dg Microsoft: DetikNet : Microsoft Diundang Masuk Dewan TIK”

  1. ryosaeba Says:

    ah, ternyata anda sendiri juga sudah tahu kalau microsoft juga jadi anggota dewan TIK.🙂

  2. ariefgaffar Says:

    iya.. itu juga nyari artikelnya gara-gara lg sueb..el sama pemerintah kita yang gak jelas gitu ngurus TI..

    Thanks ya udah mampir..

  3. t.s Says:

    kapan ya, punya pejabat-pejabat di pemerintahan yang bisa mikir?

  4. tualkajab Says:

    btw, apa aja sih isi MoU Indonesia dgn Microsoft?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s