Enlightening ourselves

arief gaffar

MOU Indonesia dg Microsoft: Tim Pelaksana DeTIKNas – The Mayor Player Januari 23, 2007

Filed under: Audit,Teknologi Informasi — ariefgaffar @ 3:12 am

Habis posting MOU Indonesia dg Microsoft: Proses pengambilan keputusan yang patut dipertanyakan kualitasnya.. terus terang saya kepikiran bagaimana sih cara kerja DeTIKNas… Ada yang tahu gak? Bisa di share disini?

Iseng2 googling lagi ketemu Hasil rapat kedua DeTIKNas di http://www.ekon.go.id/v3/content/view/458/56/ Isinya saya lampirkan dibawah, takut suatu waktu hilang dari internet..

Yang menarik dari hasil rapat kedua DeTIKNas itu adalah disetujuinya 7 flagship program dimana salah satu diantaranya adalah Legalisasi Software Pemerintah (Menkominfo)

Saya heran, kok DeTIKNas gak kelihatan ngeluarin ketetapan mengenai strategi pemberantasan penggunaan software bajakan ya? Yang namanya Legalisasi Software Pemerintah kan cuma salah satu bentuk alternatif solusinya saja.. Karena ada alternatif solusi lainnya yang mungkin kalau dianalisa cost-benefit nya punya skala prioritas yang lebih tinggi..

Rasanya gak mungkin pejabat selevel menteri sampe harus melakukan proses tahapan2 pengambilan keputusan untuk membuat strategi seperti yang tergambar pada postingan saya di MOU Indonesia dg Microsoft: Proses pengambilan keputusan yang patut dipertanyakan kualitasnya..

Saya menduga ada semacam supporting group (namanya bisa bervariasi) yang bekerja melakukan pekerjaan2 sepeti itu. Praktisnya Menteri2 sebetulnya tinggal ngetok palu atas hasil yang dikerjakan oleh supporting group tersebut. Dengan kalimat itu saya tidak bermaksud mengatakan bahwa tidak ada mekanisme presentasi dan Menteri2 tidak melakukan review kritis, yang saya maksud adalah biasanya pertemuan2 presentasi seperti itu biasanya sudah tidak membicarakan hal-hal teknis yg mendasari hasil pekerjaan yang dilakukan supporting group tadi..

Nah jadi kebijakan/keputusan DeTIKNas sebetulnya sangat tergantung pada supporting group tersebut..

Setelah saya googling, tampaknya istilah yang digunakan untuk supporting group itu adalah Pelaksana.

Tampaknya baik/buruknya DeTIKNas sangat tergantung pada Pelaksana tersebut. Artinya, sebetulnya yang kerjanya itu Pelaksana DeTIKNas tersebut..

Kayaknya yang perlu di Audit BPK itu menyangkut kualitas pekerjaan teknis Tim Pelaksana DeTIKNas tersebut..

Ada yang tahu siapa saja yang masuk Tim Pelaksana DeTIKNas? Siapa saja yang berasal dari Vendor atau punya kedekatan dengan vendor tertentu dimasa lalu?

Ada yang tahu kegiatan apa saja yang dilakukan Pelaksana DeTIKINas ?

Btw, posting ini juga terkait dengan posting saya yang lain MOU Indonesia dg Microsoft: DetikNet: Microsoft Diundang Masuk Dewan TIK

Salam…

—-

http://www.ekon.go.id/v3/content/view/458/56/

Hasil Rapat Kedua Detiknas

Written by Biro Persidangan dan Humas
Thursday, 28 December 2006

Disarikan oleh: Eddy Satriya (Asdep 5/V)

Rapat Koordinasi Terbatas Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Detiknas) telah dilaksanakan pada tanggal 28 Desember 2006, bertempat di Ruang Rapat Menko Perekonomian pada jam 10.00 – 12.20 WIB.
Pertemuan dipimpin oleh Menko Perekonomian dan dihadiri oleh Menteri Kominfo, Menteri Diknas, Menteri Ristek, Menteri PPN/Ka.Bappenas, Menteri Perdagangan, Anggota Dewan TIK Nasional, dan para pejabat dari instansi terkait.

Agenda Pertemuan membahas antara lain :

  • Review Hasil Pertemuan tanggal 21 Nopember 2006
  • Review Sistem Anggaran eksisting yang terkait dengan TIK
  • Usulan Kebijakan IT Governance for Government
  • Penetapan Flagship Program, Ownership, dan Membership
  • Persetujuan terhadap pembuatan Kerangka Ideal Flagship Program.
  • Penetapan Mekanisme Sosialisasi Keputusan Dewan.
  • Lain-lain.

Beberapa hasil penting yang didapat sebagai hasil diskusi dalam pertemuan tersebut antara lain sbb:

  • Penganggaran dan Pembiayaan kegiatan dikoordinasikan oleh Detiknas, namun pelaksanaan diserahkan kepada instansi terkait.
  • Penyusunan ICT Governance sebagai acuan dan SOP pelaksanaan ICT di instansi pemerintah akan segera dilaksanakan.
  • Disetujuinya 7 flagship program yaitu :
  1. e-Procurement (Bappenas)
  2. e-Anggaran (Depkeu)
  3. National Single Window (Depkeu)
  4. e-Education (Depdiknas)
  5. Palapa Ring (Depkominfo)
  6. Legalisasi Software Pemerintah (Depkominfo)
  7. Nomor Identitas Nasional (Depdagri)

  • Penunjukkan CIO yang bertanggungjawab dan melaporkan langsung kepada Menteri bersangkutan perlu direalisasikan
  • Beberapa hal lain yang juga dibahas namun belum menjadi kesepakatan antara lain sbb:

Shifting pola pikir dari capex menjadi opex (konsep arsitektur jaringan yang bertujuan untuk mengoptimalkan prasarana yang sudah ada)

Mempertajam pola pembiayaan melalui mata anggaran kegiatan TIK yang lebih spesifik

  • Disetujuinya Logo DETIKNAS, dengan akan diadakan sedikit perubahan warna
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s